
Bermaksud mengurangi tagihan listrik, pertengahan bulan ini aku menghentikan pemakaian 2 AC dan menggantinya dengan 3 kipas angin. Pemakaian listrik dari 2 AC tsb kemungkinan mencapai 250 sd 300 ribu setiap bulannya. Dengan kipas angin, kuharap bisa turun seperlimanya menjadi 50 ribuan saja.
Kipas angin yang kubeli seluruhnya merupakan kipas angin dinding. Mulanya aku beli Miyako KAW 1662 PL, harga 260 ribuan (belum ongkir). Niat awalnya untuk di kamar anakku yang pertama, tapi ternyata suara kipasnya berisik. Entah karena motornya bermasalah, atau karena anginnya yang terlalu kencang. Padahal ini merek terkenal lho. Akhirnya kipas ini dipasang di ruang tengah saja.
Yang kedua, aku beli kipas angin dinding merek Nagoya NG 16WF, harga 180 ribuan (belum ongkir). Dari sisi build quality tidak sebagus Miyako, tapi ternyata suara kipasnya tidak berisik, jadi bisa dipasang di kamar anakku yang kedua.
Lalu untuk kamar anakku yang pertama, aku beli lagi merek Sanex FW 1280N, harga 170 ribuan. Kali ini 12 inci saja. Dan ternyata suara kipasnya juga tidak berisik, jadi bisa dipakai di kamar tidur.
Adapun untuk kamar utama (kamarku dan istriku), sementara ini pake kipas angin berdiri Cosmos 16XDC yang biasa dipakai di ruang tengah. Kipas ini umurnya sudah 2 tahun dan suara kipasnya paling adem. Dulu beli di harga 250 ribuan di toko offline.
Dengan daya rata-rata 40 watt, kipas angin seharusnya jauh lebih hemat daripada AC yang mencapai 350 watt.
Ada pun 2 AC sementara ini kubiarkan tetap di tempatnya. Dua-duanya 1/2 PK merek Sharp, yang satu dibeli tahun 2013 (non-inverter) dan satu lagi tahun 2021 (inverter). Dua-duanya masih bagus. Jika ada yang mau beli, silakan komen.
Demikian. []