
Tiga minggu terakhir ini, sejak akhir bulan Puasa lalu, aku kecanduan main catur di chess.com. Beberapa kali aku begadang dari magrib sampai subuh hanya untuk main catur. Bahkan siangnya di saat kerja pun kupakai untuk main catur. Astaga. Ini sungguh tidak baik, untuk kesehatan fisik maupun keuanganku. Tapi tidak mudah bagiku untuk menghentikannya. Selalu saja muncul dorongan untuk memulai permainan baru. Bahkan saat menulis catatan ini, beberapa kali aku seling dengan main catur.
Ini mengulang kejadian beberapa tahun lalu saat aku mulai kenal chess.com gara-gara kasus Dewa Kipas. Waktu itu pun aku sering begadang gara-gara catur. Dan setiap pagi aku nongkrong di warkop sehabis ngantar anak ke sekolah untuk main catur di chess.com.
Aku banyak bermain di catur kilat 5 menit dan catur cepat 10 menit. Dua itu saja yang kumainkan sampai lebih dari seribu partai dalam tiga minggu (sejak 4 April 2025). Saat catatan ini kutulis, ratingku 1702 di partai 5 menit dan 1803 di partai 10 menit.
Mungkin memang setiap orang perlu memiliki satu hobi yang membuatnya terpaku terus-menerus. Dan kuperhatikan, selain catur ada satu lagi kesukaanku yang bisa membuatku menunda makan, tidur, bahkan bekerja (atau kalau dulu belajar), yaitu membaca cerita silat (atau kini menonton serial silat), seperti karya Bastian Tito (Wiro Sableng), Kho Ping Hoo, Chin Yung, dan Khu Lung.
Okelah. Nikmati saja apa yang ada. Dan untuk saat ini, sepertinya aku belum akan main catur lagi, supaya ratingku tidak turun. Tidak mudah mencapai rating 1700 dan 1800, butuh ratusan kali kekalahan.
Tapi bagi teman-teman yang ingin main dengan saya, silakan cari akun saya Asso234. []